Tubuh telanjang Andina itu tergeletak lunglai diatas sofa, dadanya kembang kempis meraup udara mengisi oksigen ditubuhnya yang habis terkuras sementara matanya masih terpejam erat.Ayung kembali menganbil posisi dan merapat ketubuh Andina. Bokepindo ujar Frans sambil terus membidikkan kamerannya kearah pergumulan antara Martinus dan Andina. “Hhhhhmmmm…hhmmmppp? Dan…“CUP??sebuah kecupan bibir Frans tiba-tiba mendarat dipunggung tangan Andina, membuat Andina agak terkejut karena baru kali ini diperlakukan bak seorang putri dari daratan eropa.




















