Tapi itu dulu.Hampa kadang terasa. Tanganku sudah berada tepat di atas gundukan itu. Bokepindo Tidak nyaman memang. Aku tersenyum kembali. Apalagi oleh suaminya yang hanya duduk 50 cm di seberangnya. Kemudian jariku kugerakkan. Kali ini pelan-pelan. 4 hari lagi, aku akan menikahi Mei, kekasihku selama 6 tahun. Naik turun. Aku? Ya, payudaranya. Adduh, sakit.“Jangan keras-keras …,” aku berbisik sambil membelai rambutnya. Sweater tadi kemudian aku tutupkan di atas dadaku, dan kemudian tanganku kulipat.




















