” kata istriku pelan “Aah, nggak papa, saya senang, kok tolongin, ibu….!!!!! Bokepindo ????” aku hanya diam dan diam, istriku pun menganggapku setuju.“Paaakk…Pak Deran, ayoo…masuk siniii…, pak..!!!” istriku memanggil Pak Deran. …eeuuunaak Bu Yatii ?!!!!!” kudengar Pak Deran mendesis, akupun benar-benar tak kuat menopang tubuhku dengan satu kaki melihat istriku tengah “membayar” kebaikan Pak Deran untuk menjemputnya dari jalan raya, sehingga akupun jatuh tersungkur dan membuat istriku dan Pak Deran kaget.“Bu Yati, mungkin suami ibu ..????” kudengar




















