Tubuhku penuh barut second cambuk & lilin mengering. srroott.. Bokepindo Saya nyaris tak yakin bersama tenaga mereka.“Tidak ada poto. Dirinya memanfaatkan kaos singlet putih ketat & celana jeans yg dipotong pendek berumbai-rumbai. Perlahan saya beranjak berdiri, tertatih-tatih mencari pakaianku. Mereka berdua memegangi lengananku dgn kuat sekali. Batu bara yg tertimpa minyak & jus tomat itu mengeluarkan asap panas yg serentak membakar kulitku. Gimana Mas..?”Saya sejenak berpikir.


















