Lemas. Aku berdiri di samping tempat tidur. Bokep Tiap hari, pagi dan sore aku mengolesi luka-lukanya. Aku di Jogja, Mas Pras kerja di Semarang. Sesaat kemudian kompor itu padam. Jadi biarlah semuanya dilayani oleh suaminya. Diturunkannya celanaku dan dikuakkan CD-ku ku samping, sehingga batangku yang sudah sekeras pentungan satpam itu teracung. Aku merasa tidak sopan kalau nguping kegiatan mereka. Mau ngomong apa? Tanpa ba-bi-bu semua kulaksanakan. Bulik mencoba memberi support dan aku merasa terhibur.




















