Aku menuju kamar. Kubolak-balik halamannya, ada bagian yang ditandai. Bokep Jahat, masak cuma dia yang boleh tahu hal-hal semacam itu. Hanya itu saja. Besok-besoknya aku tak pernah memiliki kesempatan untuk menggerayangi lemarinya. Jantungku berdebar kencang. Seerr, darahku semakin berdesir. Aku semakin takjub. Aku yang masih bocah terus membacanya. Bau tubuh Kak Tina memang aneh, agak-agak sangit. Pak Rochim tak pernah mengambil pembantu lagi.




















