Aku tahu itu pasti Dewi. Bokep Kulumanku kuhentikan dan kuganti dengan memainkan jemariku di lubang vaginanya yang basah. Burungku mengarah ke lubang vagina Dewi yang jauh lebih basah dari Santi, sementara tiga jariku kumasukkan ke vagina Santi menggantikan tugas burungku.Aku tidak mau keluar sebelum Santi dapat, dan pasti aku kelelahan sebelum Dewi kulayani. Ha… ha… burungnya besar-besar lho.., dan penuh di mulut gue… ha… ha…” isi emailnya.Sialan.., aku kesal tetapi tersenyum juga melihat isi emailnya.




















