Aku tersenyum melihatnya. Bokep Kemudian aku guyur tubuhku dengan air yang mengalir deras dari pancuran di atas monitor. Bukannya kaget, malah sebaliknya dia tertawa mendengar bualanku. yang juga rumah kost Eksanti untuk menitipkan proposal yang aku janjikan. Aku hanya ingin memelukmu tanpa ada rasa takut, itu saja. Tapi.. Aku merasakan seolah-olah layang-layang putus yang melayang terbang, tidak berbobot. Saya namun pura-pura mengiyakan, soalnya tadi saya merasa besok saya sudah bisa menikmati kehangatan tubuh Eksanti seperti dulu lagi.




















