sambung Bahri setelah ia menyadari bahwa didadanya telah menitik butiran butiran air mata. Bokepindo Sudah siang… katanya dalam hati seraya melihat kepada pintu yang tampak masih tertutup rapat.Nita melamun sejenak. Nita bangkit, kemudian ia menungging.Fachdat langsung mengambil ancang ancang. ngilu tetapi terasa nikmat.Lama Nita memain mainkan pelir Bahri de-ngan ujung lidahnya. begitu-lah tanya jawab di dalam hati Nita pada ketika itu.Accord semakin dipercepat jalannya, sebentar sebentar membelok kekanan dan kekiri dan lurus.




















