Kuambil kembali tas uangku dan kuambil lima lembar uang lima puluh ribu rupiah, kuhitung di depan mbah Suliyem semua uang yang sudah aku berikan kepadanya.“Mbah, ini saya tambah lagi mbah, semuanya lima ratus ribu rupiah, buat simbah, silahkan ambil dan simpan asal saya boleh entotin simbah atau kembalikan semua uang saya dan kita lupakan semua ini.”
Aku menyelipakan lembaran uang itu ke genggaman tangan mbah Suliyem yang masih memegang bundelan uang yang sebelumnya kutawarkan padanya.“Mas ini memang




















