“Cinta…?” aku mendesis tidak mengerti.Entah kenapa Linda tersenyum. Bokep indo diberi sama Mas Herman”, sahutku bangga. “Ada apa, Lin?” tanyaku polos.“Ohh…”, Linda mengeluhh panjang sambil menggelimpangkan tubuhnya ke samping. “Iya, Tante. Tapi aku tidak tahu apa yang membuatnya kecewa.“Ada apa, Lin?”, tanyaku tidak mengerti perubahan sikapnya yang begitu tiba-tiba. Tidak ada yang istimewa. Sementara perasaan hatiku semakin tidak menentu. Karena pemberiannya itu aku jadi menyukai Mas Herman.




















