“oohhkkk….Pak…jangan siksa saya kayak gini Pak….uuuhhkk….” vaginaku makin terasa banjir “tolong Pak…saya mohon berhenti!” aku mulai merengek agar pak Herman menghentikan aksinya.Aku menggerakkan bola mataku ke bawah sana melihat pria itu membenamkan wajahnya di antara kerimbunan bulu-bulu vaginaku, matanya yang nanar bertemu dengan pandangan mataku. “Ayoo…Lus digoyang pantatnya…. Bokep Puas bermain-main dengan vaginaku, ia menegakkan kembali badannya dan menarik tubuhku hingga bangkit terduduk di meja lalu menurunkanku.


