Tubuh kami
terasa licin oleh keringat yang membanjir. Aku yang memang sedang mematut diri di depan kaca tersenyum mendengarnya, lalu membalas.“Iya, sabar sayang, sebentar lagi!”
5 menit kemudian aku turun dan mendapatinya sedang cemberut di sofa ruang tengah kami. Bokepindo Tak sepatah katapun keluar dari
mulut istriku.“Are you OK, babe?” tanyaku pada Hanik, tanpa menoleh, dalam perjalanan pulang kami di dalam mobil.Mobil ini adalah sebuah BMW seri 5 terbaru yang merupakan hasil kerja kerasku sendiri.




















