Kubiarkan ranjang morat-marit dan sprei berdarah itu tetap berada di sana. Bagaimanapun juga aku adalah seorang wanita yeng masih punya rasa malu. Bokep Sprei morat-marit dan kulihat bercak darah di sprel itu. Aku bangkit dan bagian bawah tubuhku terasa sakit sekali.., nyeri! Kuletakkan barang dagangan di meja dan rasanya ingin sekali aku memeluk ibu dan memohon maaf serta menceritakan apa yang telah dilakukan suaminya kepadaku.Tetapi hati kecilku melarang. Mulutku sudah mau berteriak tetapi kata-kata Pak Toyo sekali




















