Ennggh..” katanya.Kupotong kata-katanya, “Anto,” sahutku. Bokep Berapa kali kamu lakukan dan dengan pelacur mana?” katanya tajam.Aku diam saja. Ketika berjalan dalam sebuah gang sempit, kulihat dari belakang sepertinya Santi. Aku mengenalnya ketika ia masih menjalankan pekerjaan PSK tersebut. Kupeluk dia dari belakang dan tanganku membantunya melepaskan kancing dan bajunya. Percuma saja meladeninya. Jangan.. Rasanya dengan uang yang kukeluarkan aku bisa mendapatkan lebih dari yang kuharapkan.




















