Benarlah, mbak ratih mulai meremas kepalaku. Ini adalah lapis perintah kedua. Bokepindo “Sudah lihat saja itu gambarnya, mulai ya?”, kataku. Kini Denok hanya menatap dengan tatapan kosong. Aku lalu menyentuhnya, kuremas dan kutekan putingnya itu. Ini adalah lapis perintah kedua. Ia mengangguk. Aku masih perjaka lagian. “Ya Den”, katanya. Punyaku sudah mengacung. Ia langsung memelukku. Aku masih perjaka lagian.


















