Teeeruuus.. Bokepindo Ketika dia menatapku dengan tatapan yang tajam, secara perlahan aku mencium keningnya. Maaattt.. Itu.. Accchhh”. Namun kejadian yang baru saja aku alami, tetap mengganggu pikiranku. he..).Tanganku mulai berusaha membuka kaosnya, karena aku tidak mau pandanganku yang tertuju kepada kedua payudaranya, terhalang oleh kaos yang ia kenakan. BT ini, aku harus JAIM (Jaga Imej), agar aku tidak mendapatkan masalah. Tapi karena yang aku tahu cuma hotel tempat satu-satunya yang cocok untuk berduaan tanpa takut terlihat orang

















