Itu kan sudah terjadi”, kata ayah tiriku menenangkan aku yang terus menangis dalam dekapannya.“Tapi, Pa. Bokep indo Aku mulai menggerinjal-gerinjal. Aku terperanjat sekali mengetahui siapa orang itu sebenarnya.“Rio… Kamu…” Rio hanya menyeringai buas.“Eh, Mer. Tetapi kulihat pintu kamar mandi tertutup dan sedang ada orang yang mandi di dalamnya. Tampaklah pahaku yang putih dan mulus itu. Rasanya seperti langit runtuh menimpaku saat itu. Kehidupan kami berjalan normal seperti layaknya keluarga bahagia.


















