Kedua tangan Elis mencengkram kepalaku, ia merintih.. ngga.. Bokepindo Elis mencengkram erat punggungku, membuatku sedikit kesulitan bergerak.. Seluruh panca inderaku hanya merasakan apa yg sedang terjadi di atas tempat tidur kecil ini..Setelah beberapa lama, aku semakin menggila.. Nyaris tak bisa melihat apapun dalam kegelapan, aku menguasai tubuh Elis.. ” Eliss…. saya janji..” Mmemeknya terasa hangat.. Siangnya aku pulang sekitar jam 12.. Sehingga istri mengatakan kami sangat beruntung mendapatkan Elis sebagai pengganti Bi Sariyem yg sudah mulai tua.




















