emangnya main bola. Habislah sudah aku siang itu aku diceramahi habis-habisan oleh polwan cantik itu. Bokepindo Ibu Rini kemudian menyandarkan punggungnya pada dinding di belakangya. Saking keras jatuhnya, tubuhnya yang aduhai itu sempat terlontar-lontar sedikit sebelum akhirnya tergolek pasrah di atas ranjang itu. aahh..” terdengar rintihan Ibu Rini dari mulutnya yang megap-megap setengah membuka.Kemudian aku berdiri. Lalu, “Oooaahh.. Aku hanya bisa terdiam dengan menunduk. Lalu, “Oooaahh.. Lalu tanpa kusadari, Letnan Rini mengambil sesuatu dari dalam sakunya, lalu




















