Kita masih telanjang. Bokepindo “UNCCLLLEEE!!!” aku mengemut kian kuat dan kencang. Minta apa saja pun pasti dibaginya. Dari perasaan benci, timbul perasaan sayang kepada lelaki yang 14 tahun tua dari aku. Sedikit demi sedikit Uncle Rafie memainkan peranannya sekali lagi. Kemutku menyepit. ” Hemm. satu keluhan berat keluar dari mulutku “hhhhhhhaaaaarrrrrrhhhhh”.Air nikmatku mengalir lagi dari lubang cipapku.Aku klimaks kali kedua .Aku terkulai layu.Uncle Rafie memelukku unuk mententeramkan perasaan ku yang sudah keletihan.




















